Minggu, 26 Februari 2012

Mengenal Tari Merak Dari Pasundan Jawa Barat

Tari Merak merupakan tarian kreasi baru dari tanah Pasundan yang diciptakan oleh Raden Tjetjep Somantri pada tahun 1950an dan dibuat ualng oleh dra. Irawati Durban pada tahun 1965 .
merak4-1
Banyak orang salah kaprah mengira jika tarian ini bercerita tentang kehidupan dan keceriaan merak betina, padahal tarian ini bercerita tentang pesona merak jantan yang terkenal pesolek untuk menarik hati sang betina.
Sang jantan akan menampilkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk menarik hati sang betina. Gerak gerik sang jantan yang tampak seperti tarian yang gemulai untuk menampilkan pesona dirinya yang terbaik sehingga sang betina terpesona dan melanjutkan ritual perkawinan mereka.
Setiap gerakan penuh makna ceria dan gembira, sehingga tarian ini kerap digunakan sebagai tarian persembahan bagi tamu atau menyambut pengantin pria menuju pelaminan.

tari saman


Sabtu, 25 Februari 2012

permainan sondah

kita langsung aja

agan-agan pasti tau kan permainan tradisional yang satu ini

Gambar dari mbah Google....
permainan yang biasa kita sebut Engklek (jawa), Sondah (sunda), cak engkle (palembang), enge-enge (manado) ato agan2/sista2 punya nama lain di daerahnya?

Setelah ane teliti ternyata permainan sondah ini memiliki banyak manfaat bagi anak-anak (pemain)

untuk itulah alangkah baiknya permainan sondah/engklek harus kita jaga jangan sampai punah ditelan permainan Modern

Benarkah permainan ini asli dari Indonesia?
Mungkin kita merasa bahwa permainan Sondah/engklek asli permainan tradisional Indonesia tapi Faktanya bukan. permainan ini asli dari Roma. Permainan ini di roma disebut permainan Hopscotch yang mempunyai arti Hop(melompat atau lompat) dan scotch (garis-garis yang berada di dalam permainan tersebut). berikut adalah rancangan awal permainan sondah/Hopscotch

Petak umpet

Petak umpet adalah sejenis permainan yang bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru.
Berkas:Petakumpet3.jpg

permainan galah asin



Permainan tradisional kali ini biasa disebut Galasin d daerah saya. Dulu sempat berpikir mungkin ini ada hubungannya dengan galaksi, karena memiliki keteraturan penempatan dan sebagainya.. Tapi ternyata, Galasin berasal dari frase Galah Asin .. Galah karena para pemain dari tim yg “jaga” berusaha meraih sejauh mungkin dengan tangannya supaya bisa menyentuh pemain dari tim lawan. Jadinya mirip galah… Hehe. Kalau ada yang belum tahu galah itu apa, ini adalah gambarnya.



Galah itu biasanya digunakan untuk meraih buah yg ada di puncak pohon.
Permainan dimulai dengan pembagian tim melalui gambreng. Setelah terbagi dua kelompok, maka dua tim akan suit untuk menentukan siapa yang akan “jaga”.
O ya.. Sebelum dimulai, lapangan permainan harus disiapkan. Biasanya,untuk kemudahan..kita menggunakan lapangan bulu tangkis. Intinya, ada beberapa zona atau lapisan yang memiliki penjaga. Dan ada satu pemain dari tim yang jaga menjadi selosor..

Permainan Benteng

adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing – masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing – masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai ‘benteng’.
Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih ‘benteng’ lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi ‘penawan’ dan yang ‘tertawan’ ditentukan dari waktu terakhir saat si ‘penawan’ atau ‘tertawan’ menyentuh ‘benteng’ mereka masing – masing.

Congklak



Congkak adalah suatu permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan, sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari tumbuh-tumbuhan.

Nama congkak di berbagai daerah

Di Malaysia permainan ini lebih dikenal dengan nama congkak dan istilah ini juga dikenal di beberapa daerah di Sumatera dengan kebudayaan Melayu. Di Jawa, permainan ini lebih dikenal dengan nama congkak, dakon, dhakon atau dhakonan. Selain itu di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban sedangkan di Sulawesi permainan ini lebih dikenal dengan nama Mokaotan, Maggaleceng, Aggalacang dan Nogarata. Dalam bahasa Inggris, permainan ini disebut Mancala.

Free Monkey ani Working In Background Cursors at www.totallyfreecursors.com